Imbuhan atau afiks adalah kata tambahan yang diletakkan di awal, tengah, atau akhir kata dasar untuk mengubah maknanya. Imbuhan dapat mengubah kelas kata, makna, dan fungsi dari kata dasar.
Jenis imbuhan: Awalan (prefiks), Sisipan (infiks), Akhiran (sufiks), Imbuhan gabung (konfiks).
Fungsi imbuhan: Membentuk kata benda, Membentuk kata kerja, Membentuk kata sifat, Mengubah makna kata, Menyatakan perbandingan atau tingkatan.
Imbuhan menurut posisinya terbagi ke dalam empat bentuk, yaitu: Awalan (prefiks), contoh: mem-, ber-, di-, ter-, peN-, per-, se-, me- dan ke-. Sisipan (infiks), contoh: -el-, -em-, -er-, -e-, dan -in-. Akhiran (sufiks), contoh: -kan, -an, -i, dan -nya.
Imbuhan me-kan dapat mengandung makna 'menganggap sebagai' setelah dibubuhkan pada kata dasar. Berikut ini contohnya. - Mendewakan, berarti menganggap (memuja) sebagai dewa. - Menuakan, berarti menjadikan lebih tua.
No comments:
Post a Comment